Menu

Rabu, 15 Agustus 2012

Cara Mengembangkan Potensi

Cara mengembangkan potensi bisa dilakukan dengan berbagai cara yaitu:

1. Pelajari bidang yang anda sukai.
Galilah ilmu dan pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang bidang apapun yang anda senangi. Jika perlu belajar secara formal. Misalnya anda suka olahraga dan tidak terlalu suka pelajaran eksakta. Lebih baik memilih jurusan olahraga ketika kuliah daripada memaksakan kuliah di jurusan yang anda tidak minati. Bisa juga belajar secara non formal melalui kursus atau pelatihan. Minimal belajar sendiri secara otodidak melalui buku, internet dan semacamnya. Dengan belajar, potensi diri yang sudah anda miliki akan berkembang menjadi keahlian.

2. Bergaul dengan komunitas yang memiliki minat sama.
Kalo ingin menjadi penulis yang lebih baik, bergabunglah dengan komunitas penulis. Dengan berkumpul, kita bisa saling mangasah kemampuan. Bisa berbagi cerita, tips, dan saling memotivasi diri. Informasi dan perkembangan terkini pun akan mudah diketahui. Peluang untuk tampil dan menunjukkan kemampuan diri akan terbuka menanti.

3. Berani tampilkan potensi.
Jika didiamkan potensi akan mati. Tampilkan potensi yang anda miliki sejak dini. Kalo anda senang menulis, tampilkan tulisan anda. Jangan setelah nulis, dibaca sendiri, abis itu disimpan di laci. Cobalah buat blog sebagai sarana mengekspresikan diri. Kirim tulisan anda ke koran atau majalah. Bahkan kalo bisa bikin buku karya sendiri. Ikutin lomba menulis dari kelas lokal sampai nasional. Lakukan secara bertahap, pelan tapi pasti. Tulisan anda akan lebih baik dari hari ke hari jika anda terus menulis dan berani berbagi dengan yang orang lain.

Cara Mengetahui Potensi Diri

Banyak orang yang tidak tahu potensi dirinya. Tidak tahu apa saja kelebihan yang dimilikinya. Coba saja tanya diri kita sendiri atau orang-orang terdekat kita. Apa sih kelebihan diri kamu? Apa yah…Bingung jawabnya. Tapi kalo ditanya apa kekurangan atau kelemahan diri, banyak orang yang dengan cepat bisa menjawab. Kurang ganteng, miskin, gak pinter, dan sebagainya.

Sebagian orang beranggapan kita kan gak mau sombong jadi nggak mau membanggakan diri dengan menyebut-nyebut apa yang kita bisa. Sombong itu emang gak boleh tapi tahu potensi diri itu harus. Bukan untuk disombongkan tapi untuk dikembangkan. Potensi diri yang terus tumbuh dan berkembang akan menjadi modal kesuksesan. Anda mau sukses kan? Cari tahu cara mengetahui potensi diri di bawah ini:

1. Bidang apa saja yang kita senangi.
Sesuatu yang penuh gairah dan semangat kita lakukan. Tanpa harus diminta atau disuruh. Anda akan melakukannya secara sukarela tanpa dibayar, bahkan anda mau mengeluarkan uang untuk apa yang anda lakukan. Inilah yang disebut dengan hobi. Seseorang yang punya hobi tertentu akan melakukannya dengan sepenuh hati. Misalnya orang yang hobi memelihara tanaman, dia rajin menyiram dan merawat tanaman setiap hari. Dia rela mengeluarkan uang berapapun untuk membeli tanaman, pupuk, alat-alat dan semacamnya. Hobi bisa membawa kebahagiaan dan juga penghasilan. If we do what we love, then money will follow.

2. Bertanya kepada orang terdekat. 
Orang yang paling tahu diri anda adalah orang terdekat. Bisa orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Merekalah yang tahu tentang diri anda dari kecil sampai dewasa. Jadi mereka tahu apa potensi diri anda. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki, perlu orang lain untuk membantu menyadarkan.

3. Mencoba hal-hal baru.
Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.

4. Banyak membaca, melihat dan merasakan.
Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi. Jika anda suka membaca perkembangan dunia komputer, internet dan semacamnya. Anda bisa menjadi ahlinya, asalkan terus konsisten untuk menambah pengetahuan.

Potensi diri itu harus digali, sama seperti minyak bumi. Tidak ada minyak yang berada di atas tanah. Kita harus mencari lokasi yang tepat untuk menggali minyak. Kedalamannya pun tidak selalu sama. Ada yang cepat ditemukan, ada juga yang perlu menggali lama karena minyaknya ada jauh di kedalaman.

Tidak ada manusia yang lahir ke dunia langsung menjadi ahli di bidang tertentu. Semua harus diraih dengan proses. Jika anda sudah tahu potensi diri anda, itulah modal kesuksesan. Jika anda bisa mengembangkan potensi anda menjadi prestasi, kesuksesan sudah menanti.

Selasa, 14 Agustus 2012

Tips Bergaul Dengan Orang Yang Memiliki Temperamen Berbeda


Bergaul dengan Orang Sanguin

Orang sanguin umumnya adalah tipe orang yang suka bercerita. Karena itu, sediakan "telinga" Anda jika ingin menjadi teman baik mereka. Kadang, kalau kita mau mendengarkan, banyak cerita-cerita atau lelucon-lelucon menarik yang mereka lontarkan. Memang kadang mereka bisa menceritakan hal itu sampai berkali-kali (kita sampai bosan mendengarnya), tapi usahakan untuk menjadi pendengar yang baik.
Orang sanguin kelemahannya adalah pelupa, oleh karena itu jangan mudah sakit hati kalau mereka lupa menepati janji. Percayalah! Itu tidak mereka sengaja. Sekalipun sudah dinasihati berulang-ulang, mereka tetap saja mengulangi kesalahan yang sama, belajarlah untuk memaafkan dan menerima mereka apa adanya, karena tidak mudah bagi mereka untuk berubah. Intinya, jangan mudah sakit hati kalau janji-janji mereka kepada Anda tidak ditepati.
Anda bisa saja memberi masukan atau jalan keluar. Mereka pasti senang. Intinya, jika ingin menjadi teman baik bagi orang sanguin, jangan pernah mengkritik mereka dan menjatuhkan mereka di muka umum. Mereka paling benci diperlakukan seperti itu.
Bergaul dengan Orang Koleris
Orang koleris tidak peka, jadi kita jangan menuntut mereka berlebihan untuk selalu mengerti perasaan kita. Sifat mereka yang egois kadang membuat mereka cenderung lebih memikirkan dirinya sendiri. Kita perlu bersabar menghadapi mereka. Lebih baik kita berbicara dengan mereka secara langsung saja, karena mereka tidak suka bertele-tele dan berbicara "ngalor-ngidul" tidak karuan.
Orang koleris bukanlah pendengar yang baik, oleh karena itu jangan marah jika mereka sering tidak sabar mendengarkan semua "curhat-curhat" Anda. Bukan karena mereka tidak sayang dan tidak peduli, tapi mereka memang tersiksa kalau diminta mendengarkan. Pilihlah waktu yang tepat untuk bercerita. Misalnya waktu makan berdua saja. Kalau dia sedang memiliki banyak pekerjaan, jangan harap dia akan mendengarkan cerita Anda.
Banyak-banyaklah mengalah jika berteman baik dengan orang koleris. Karena jika Anda meminta mereka mengalah, sepertinya malah akan menjadi debat dan bersitegang urat leher. Intinya, Anda harus sabar menghadapi keegoisan dan ketidakpekaan mereka.
Bergaul dengan Orang Melankolis
Orang melankolis memiliki pembawaan pesimis. Jadi, apa pun selalu mereka pandang dari sisi negatif. Kalau ingin bergaul dengan mereka, coba mengerti sisi sensitif perasaan mereka. Sekalipun mereka pesimis, bukan berarti mereka tidak memiliki tujuan hidup. Mereka suka mendengarkan pendapat orang lain, jadi cobalah untuk memberi saran dan masukan pada mereka.
Kemudian, mereka adalah orang yang sangat menepati janji. Jadi kalau Anda ingin bergaul dengan mereka, belajarlah untuk menepati janji dan perkataan Anda. Misalkan Anda seorang yang pelupa, mintalah tolong pada mereka untuk mengingatkan Anda, mereka pasti senang sekali menolong. Kalaupun Anda ingin membatalkan, cobalah menghubungi mereka atau memberi tahu sebelumnya, supaya mereka tidak sakit hati dan kepercayaannya pada Anda hilang.
Karena mereka adalah orang yang tidak percaya diri, banyak-banyaklah memotivasi dan memberi semangat pada mereka. Pada dasarnya mereka cerdas, hanya membutuhkan motivasi dan diyakinkan saja. Usahakan jangan menertawakan mereka jika mereka gagal, tapi berilah kritik membangun. Mereka pasti senang menerima saran dan masukan.
Bergaul dengan Orang Phlegmatis
Sepertinya lebih mudah bergaul dengan orang phlegmatis, karena mereka tidak memiliki banyak keinginan. Walaupun begitu, kita tetap harus menaruh respek pada perasaan mereka. Mereka cenderung tertutup, jadi jangan pernah memaksa mereka untuk bercerita pada Anda. Jika mereka sudah merasa nyaman, mereka pasti akan bercerita.
Jika ingin bergaul dengan orang phlegmatis, usahakan untuk tidak mudah emosi melihat gaya mereka yang santai dan lamban itu. Terutama kalau sudah membuat janji, mereka jarang bisa tepat waktu, jadi maklumi saja. Kemudian mereka adalah tipe yang cinta damai, jadi jangan pernah meributkan hal-hal kecil. Kalaupun kita tidak suka dengan sikap mereka, lebih baik dibicarakan baik-baik, tidak perlu marah-marah di depan mereka. Percayalah! Mereka sangat menghargai persahabatan, bahkan lebih dari diri mereka sendiri.
Intinya, kita bisa menjadi sahabat untuk semua orang jika kita mengetahui cara untuk mengerti temperamen mereka dan bersikap tepat dan bijaksana. Semua temperamen itu baik. Tidak ada yang lebih dari yang lain. Jadi, kita perlu dewasa jika melihat perbedaan. Jadikan hal tersebut kekayaan dalam berhubungan.

Pengembangan Diri Untuk Masing-Masing Karakter

Sanguin
Coba lebih mengendalikan diri dalam bicara
Kontrol emosi ditingkatkan
Kepekaan terhadap orang perlu ditingkatkan
Belajar lebih terorganisir, lebih rapi dan tertata
Tak ada orang yang seuper hebat, jadi tidak perlu berusaha menyenangkan semua orang
Belajar lebih banyak mendengarkan

Melankolis
Tidak perlu segalanya dipikir terlalu mendalam
Segera bicaralah sebelum menjadi sangat kesal, jangan menyimpan perasaan terlalu lama
Belajarlah memaafkan orang lain, hindari menyimpan sakit hati
Kurangi menuntut orang lain terlalu sempurna
Turunkan standart terhadap nilai [jika perlu]
Nikmati kegembiraaan dalam hidup, bersenang-senanglah

Koleris
Tidak perlu merasa bersalah jika anda sedang santai dan tidak mengerjakan apapun
Tidak perlu gelisah jika target belum tercapai
Belajarlah lebih tenang, terencana dan detail
Meningkatkan empati dan toleransi terhadap orang lain
Perlunaklah cara pendekatan anda
Kurangi keinginan untuk menasehati
Tidak perlu gengsi mengakui kesalahan

Plegmatis
Bangkitkan semangat dan antusiasme
Jangan menunda sampai besok untuk apapun yang dapat dikerjakan sekarang
Buatlah target-target yang menantang
Cobalah sesuatu yang baru sesering mungkin
Lakukan perubahan untuk menciptakan semangat dan gairah hidup
Belajarlah untuk menerima tanggung jawab

Cara menaklukan Jodoh sesuai dengan kepribadiannya

1. Koleris: 
Cara meladeninya adalah jangan mengkritik dia karena dia tidak suka dikritik. Ya, memang dia suka memerintah atau memimpin, maka dia lebih suka mengkritik dibanding dikritik. Maka hati-hatilah kalau kamu mengkritik calon jodoh idaman kamu yang bertipe kepribadian ini. Kritiklah di saat yang tepat, jangan mengkritik saat dia sedang mengutarakan pendapatnya.

2. Melankolis: 
Cara meladeninya adalah dengan memberikan dukungan moral bahkan untuk semua hal. Kenapa demikian? Ya, karena dia adalah tipe penyendiri dan perasaannya sangat peka. Kamu cukup member dukungan padanya dan kamu akan mendapatkan dia sebagai jodoh idaman kamu.

3. Sanguin:
Cara meladeni orang bertipe sanguin adalah dengan pujian. Ya, karena salah satu kelemahan tipe ini adalah pujian. Maka, jika kamu sedang ingin mendapatkan orang tipe sanguin untuk menjadi jodoh idamanmu, perhatikan dia sat dia sedang melakukan sesuatu. Jika dia sedang melawak, tertawalah. Jika dia bernyanyi, katakana suaranya merdu. Pokoknya, pujilah dia, namun tetap wajar dan jangan berlebihan.

4. Plegmatis:
Cara meladeninya adalah dengan memimpinnya. Betul, orang tipe ini lebih suka ada orang yang memimpinnya karena dia tipe orang yang pasif, seperti telah dikatakan di atas. Maka, jika kamu sedang ingin mendapatkan orang tipe ini, bimbing saja dia, maka dia akan jadi jodoh idaman kamu.

Cara Menghadapi Masing-Masing Tipe Karakter manusia


Menghadapi Tipe Sanguinis
  • kenali kesulitannya dalam menyeleseikan tugas
  • sadarilah bahwa mereka berbicara tanpa berpikir lebih dahulu dan terkadang menyinggung persaaan orang lain, tetapi sebenarnya dia hanya bercanda dengan ucapannya
  • sadari bahwa mereka menyukai variasi dan fleksibilitas (apa ya maksudnya ini??? hehehe)
  • bantu mereka agar tidak menerima lebih dari yang mereka bisa lakukan
  • pujilah mereka untuk segala sesuatu yang mereka capai
  • ingatlah bahwa mereka mudah emosi
  • berilah hadiah untuk event-event tertentu (bukan berarti mereka gampang disuap ya!!!!), misalnya sedang berulang tahun atau mendapatkan prestasi
Menghadapi Tipe Melankolis
  • ketahuilah bahwa mereka sangat sensitif perasaannya dan mudah sakit hati (saya banget neh)
  • motivasi mereka saat mereka kurang optimis (siapa ya yang bisa memotivasi saya???)
  • mereka perlu bantuan agar tidak mudah tertekan
  • pujilah dengan tulus dan penuh kasih sayamg
  • beri kesempatan mereka jika memang sedang ingin sendiri saja
  • berusahalah untuk selalu menepati janji sesuai jadwal dengannya (sebab tipe orang Melankolis selalu ingin tepat waktu)
Menghadapi Tipe Koleris
  • akui bahwa mereka memang berbakat memimpin
  • bersikeraslah melakukan komunikasi dua arah
  • sadari bahwa mereka tidak bermaksud menyakiti
  • sadari bahwa mereka tidak berbelas kasihan
  • berusahalah membagi tanggung jawab
  • mereka biasanya selalu benar
Menghadapi Tipe Phlegmatis
  • sadarilah bahwa mereka memerlukan motivasi langsung
  • bantulah mereka menetapkan tujuan
  • jangan mengharapkan antusiasme
  • sadari bahwa mereka menunda-nunda pekerjaan karena itu bentuk kontrol mereka
  • paksalah mereka untuk membuat keputusan
  • motivasilah mereka untuk menerima tanggung jawab

Karakteristik Tipe Manusia

1. Sanguinis (Populer –> Pembicara)


Kelebihan Tipe Sanguinis
Emosi
- kepribadian menarik
- pembicara yang baik
- suka berbicara, biasanya memukau pendengar
- menghidupkan suasana, rasa humor tinggi
- emosional dan demostratif
- antusias, ekspresif, penuh semangat, periang
Dalam Pekerjaan
- suka membantu tugas orang lain
- tampak hebat, kreatif dan inovatif
- menarik perhatian orang lain untuk mengikutinya
Sebagai Teman
- supel, mudah berteman (gaul), menyenagkan
- mudah minta maaf
- suka dipuji

Kesimpulan Tipe Sanguinis

Tipe orang Sanguinis merupakan pribadi yang menyenangkan jadi tidak salah jika banyak orang yang menyukainya, ingin merasa dirinya dikenal banyak orang, ide-idenya gila tetapi kreatif dan inovatif seperti ide-ide orang sukses, ingin dirinya menjadi trend setter agar orang lain mengikuti jejaknya.

Kelemahan Tipe Sanguinis
bicara terus menerus (cerewet)
suka memonopoli
penyela (biasanya menyela pembicaraan orang lain)
menyimpang terlalu jauh dari kebenaran (suka membual)

2. Melankolis (Pemikir –> Sempurna)


Kelebihan Tipe Melankolis
Emosi
- perasaannya halus, sensitif, dalam
- analitis, serius, tekun, dan idealis
- kreatif, berbakat, rasa seninya tinggi
- menyukai keindahan
Dalam Pekerjaan
- perfeksionis, standart tinggi, orientasi jadwal
- tertib dan terorganisir
- senang: grafik, bagan, gambar, tabel (visual)
Sebagai Teman
- hati-hati dalam berteman
- setia, mudah terharu, mudah kasihan
- menghindari perhatian, tidak suka menonjolkan diri
- pendengar yang baik

Kesimpulan Tipe Melankolis

Tipe orang Melankolis merupakan pribadi yang cerdas karena dia selalu memikirkan langkah apa yang akan dambil dalam memecahkan masalah. Akan tetapi pribadi Melankolis ini terlalu lama dalam mengambil keputusan karena dia selalu memikirkannya matang-matang agar dia mendapatkan segala sesuatunya itu sempurna. Perasaannya sensitif, jika dia disakiti dia tidak akan mudah melupakannya. Akan tetapi tipe ini merupakan seorang teman yang setia, tidak suka menghianati teman. Dan juga dia ini ibarat orang yang suka bekerja di balik layar, tidak terlalu ingin dirinya menjadi pusat perhatian.

Kelemahan Tipe Melankolis
menekan perasaan
jika punya masalah yang berat, dia langsung down dan sering terlihat murung
terlalu pendiam
mudah depresi

3. Koleris (Kuat –> Pelaku)

Emosi
- berbakat pemimpin, dinamis dan aktif
- suka perubahan, selalu memperbaiki kesalahan (introspeksi diri)
- logis, tegas dan berkemauan kuat
- bebas mandiri, tidak mudah menyerah
- percaya diri, mampu dalam banyak hal
Dalam Pekerjaan
- bergerak cepat dalam bertindak, berkembang, bersaing
- orientasi pada target, pandai memecahkan masalah
- mampu memberikan semangat kepada orang lain
Sebagai Teman
- tidak terlalu tergantung teman
- mau bekerja dan memimpin
- mau ambil bagian dalam keadaan darurat

Kesimpulan Tipe Koleris

Tipe orang Koleris adalah tipe orang yang berjiwa pemimpin, menyadari kesalahannya dan kemudian memperbaiki kesalahannya, punya kemauan kuat untuk meraih sesuatu yang diinginkan, biasanya aktif dalam suatu kegiatan, orang sibuk, menargetkan apa yang akan dicapai.

Kelemahan Tipe Koleris
sok berkuasa
keinginannya selalu ingin dituruti
egois
suka mengatur

4. Phlegmatis (Damai –> Pengamat)

Emosi
- rendah hati, tenang dan sabar
- simpatik, baik hati, pendiam
- mampu mengendalikan/menyembunyikan emosi
- mudah bersyukur, mudah bahagia
Dalam Pekerjaan
- mudah kompromi, mudah sepakat
- menjadi penengah ketika ada masalah
- menghindari konflik
- kuat dalam tekanan
Sebagai teman
- berhati-hati, tidak suka menyinggung orang lain
- pendengar yang baik, punya banyak teman
- mudah bergaul, menyenangkan dan rileks

Kesimpulan Tipe Phlegmatis

Tipe orang Phlegmatis merupakan pribadi yang sabar dan senang dalam menghadapi masalah, emosinya tidak meluap-luap ketika dia bahagia atau sedih, pendiam, mampu bekerja dalam tekanan, tidak suka pertengkaran, hati-hati dalam berucap kepada orang lain, menyenangkan.

Kelemahan Tipe Phlegmatis
masa bodoh dengan orang lain
tidak punya kepastian/pendirian (plin-plan)
cuek
tidak peduli apa yang sedang dilakukannya

Ciri-ciri, Kekuatan dan Kelemahan Sanguinis, Melankolis, Koleris dan Plegmatis

SANGUINIS (Yang Populer)
Mereka cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.
Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.

Seorang sanguinis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :

Kekuatan : suka bicara, antusias, ekspresif, ceria, penuh rasa ingin tahu, hidup di masa sekarang, mudah berubah (banyak kegiatan/keinginan), berhati tulus, kekanak-kanakan, senang berkumpul (untuk bertemu dan bicara), umumnya hebat di permukaan, mudah berteman dan menyukai orang lain, senang dengan pujian, ingin menjadi perhatian, menyenangkan dan dicemburui orang lain, mudah memaafkan (tidak menyimpan dendam), mengambil inisiatif/menghindar dari hal-hal yang membosankan, spontanitas, serta seorang yang demonstratif dan emosional.

Kelemahan : suara dan tertawa yang keras, membesar-besarkan suatu hal, susah diam, mudah dikendalikan oleh keadaan/orang lain (suka nge-Gank), sering minta persetujuan, RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek), banyak bicara saat bekerja dan melupakan kewajiban, mudah berubah-ubah, susah tepat waktu jam kantor, prioritas kegiatan kacau, mendominasi,percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas, sering mengambil permasalahan orang lain menjadi seolah-olah masalahnya, egoistis, sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yang sama, serta konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”.

MELANKOLIS (Yang Sempurna)
Mereka agak agak berseberangan dengan sanguinis. Seorang melankolis cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.
Orang melankolis selalu ingin serba sempurna dan ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankolis tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah ia disusun, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain

Seorang melankolis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :

Kekuatan : analitis, mendalam, dan penuh pikiran, serius dan bertujuan, terjadwal, artistik, musikal dan kreatif, sensitif, mau mengorbankan diri dan idealis, standar tinggi dan perfeksionis, senang perincian, tekun, serba tertib dan teratur (rapi), hemat, melihat masalah dan mencari solusi kreatif (sering terlalu kreatif), kalau sudah mulai, dituntaskan, berteman dengan hati-hati, puas di belakang layar, menghindari perhatian, mau mendengar keluhan, setia, serta sangat memperhatikan orang lain.

Kelemaan : cenderung melihat masalah dari sisi negatif, murung dan tertekan, mengingat yang negatif dan pendendam, mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah, lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan, tertekan pada situasi yang tidak sempurna dan berubah-ubah, terlalu menganalisa dan merencanakan (if..if..if..), standar tinggi, hidup berdasarkan definisi, sulit bersosialisasi, sensitif terhadap kritik yang menentang dirinya, sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang), serta skeptis terhadap pujian).

KOLERIS (Yang Kuat)
Mereka suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa saja ia suruh melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ sehingga orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu.

Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”, tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi”, maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, serta tak mudah pula mengalah.

Seorang koleris mempunyai kekuatan dan kelebihan sebagai berkut :

Kekuatan : seorang leader, pengambil keputusan, dinamis, aktif, sangat memerlukan perubahan, berkemauan keras dalam mencapai sasaran, bebas dan mandiri, suka tantangan, berprinsip “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”, solutif, praktis, dan bergerak cepat, mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas, membuat dan menentukan tujuan, mau memimpin dan mengorganisasi, biasanya punya visi, serta unggul dalam keadaan darurat.

Kelemahan : tidak sabar dan cepat marah, senang memerintah, susah sedikit santai, menyukai kontroversi dan pertengkaran, terlalu kaku dan keras, tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik, serta tidak suka yang bertele-tele, keputusan sering tergesa-gesa, banyak tuntutan pada orang lain, cenderung memperalat orang lain, menghalalkan segala cara demi tujuan, gila kerja, sulit minta maaf, mungkin selalu benar tetapi tidak popular.

PLEGMATIS (Cinta Damai)

Mereka tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, meski ia tidak suka. Baginya kedamaian adalah segalanya. Jika timbul masalah ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya segera selesai.

Kaum plegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin, cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang plegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sanguinis.

Berurusan dengan orang plegmatis bisa serba salah. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin tiak jalan”. Jika kita punya pegawai plegmatis, anda harus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri.

Seorang plegmatis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :

Kekuatan : mudah bergaul, santai, tenang, teguh, sabar, pendengar yang baik, tidak banyak bicara, cenderung bijaksana, simpatik, baik hati, sering menyembunyikan emosi, kuat di bidang administrasi, cenderung ingin segalanya terorganisasi, penengah masalah yang baik, cenderung berusaha menemukan cara termudah,baik di bawah tekanan, menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan, humoris,senang melihat dan mengawasi, peduli, serta mudah rukun dan damai

Kelemahan : cenderung tidak suka perubahan/kegiatan baru, takut dan khawatir, menghindari konflik dan tanggung jawab, keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar), terlalu pemalu dan pendiam, humor kering dan mengejek (sarkatis), kurang berorientasi pada tujuan, sulit bergerak dan kurang memotivasi diri, lebih suka sebagai penonton daripada terlibat, tidak senang didesak, serta suka menunda-nunda/menggantungkan masalah.

4 Tipe Manusia (Sanguin, Kolerik, Melankolis, Plegmatik)

Tipe Sanguin
Tipe Sanguin adalah tipe yang paling terbuka diantara semua tipe perangai. Bahkan tipe ini dapat disebut super terbuka. Orang Sanguin adalah orang yang suka berbicara mudah menyesuaikan diri ramah hangat dan penuh humor dan responsive. Tipe Sanguin tidak tahan melihat orang asing didepan mereka tanpa memberi tanggapan kepadanya. Orang Sanguin adalah orang yang suka bergaul dan spontan. Mereka jarang kwatir akan masa depan dan masa lalu, mereka menikmati lebih banyak kegembiraan dari hari-hari yang dilaluinya dibandingkan dengan tipe-tipe lainnya. Orang Sanguin biasanya bukan pemikir berat , mereka menafsirkan kejadian –kejadian yang ada dengan cepat. Kadang-kadang mereka mendapat kesulitan karena jarang mengantisipasi dari pilihan itu atau tindakan mereka. Perasaan mereka mempunyai peranan yang sangat dominan didalam segala sesuatu, sehingga mereka cenderung membuat keputusan-keputusan yang bersifat emosional. Belajar dari pengalaman, keputusan-keputusan yang bersifat emosional hampir selalu merupakan keputusan-keputusan yang buruk.
Sanguin adalah orang yang gembira, yang senang hatinya, mudah untuk membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada orang lain. Tapi kelemahannya adalah dia cenderung impulsive, yaitu orang yang bertindak sesuai emosi atau keinginannya.

Tipe Kolerik
Tipe kolerik adalah juga tipe terbuka tetapi biasanya tingkat keterbukaannya lebih rendah daripada tipe Sanguin yang super terbuka. Orang Kolerik adalah juga orang yang aktif, semangat pekerja keras, ambisius, motivator bagi orang lain. Karena sifatnya yang berkemauan keras mandiri dan berpendidikan keras, orang kolerik cenderung keras kepala. Kompromi merupakan hal yang sangat sulit bagi mereka kecuali kompromi itu bermanfaat bagi tujuan yang mereka miliki. Mereka mempunyai tujuan untuk segala sesuatu dari kesehatan jasmani sampai tingkah laku anak. Mereka adalah tipe yang suka mengambil alih , yang suka memerintah orang-orang lain disekeliling mereka, tidak peduli apakah ornag itu menyukainya atau tidak. Orang Kolerik tidak pernah untuk mencoba untuk tidak menguasai suatu situasi dan mereka hidup penuh dengan pertentangan. Bagian dari sifat dasar mereka yang belum berkembang adalah emosi mereka. Mendapatkan persetujuan dari mereka hampir merupakan hal yang tidak mungkin. Mencapai tujuan mereka adalah ambisi bagi orang Kolerik, dan beberapa orang Kolerik mendapatkan reputasi mereka dengan memperalat orang lain.
Seseorang yang kolerik adalah seseorang yang dikatakan berorientasi pada pekerjaan dan tugas, dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Kelebihannya adalah dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan akan bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Kelemahan orang yang berciri kolerik adalah kurangnya kemampuan untuk bisa merasakan perasaan orang lain (empati), belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain juga agak minim, karena perasaannya kurang bermain.

Tipe Melankolik
Tipe yang paling berbakat dari semua tipe adalah tipe Melankolik sekalipun mereka tipe paling akhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Tipe Melankolik mempunyai sifat dasar yang tertutup. Mereka sering mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi dan bersifat estetis yang mendalam sehingga mereka lebih menghargai seni dibandingkan dengan perangai yang lainnya. Tipe Melankolik cenderung suka murung dan mudah putus. Orang Melankolik dilahirkan sebagai orang pefeksionis, sering meremehkan diri mereka sendiri untuk tidak tidak melakukan dengan lebih baik walaupun pada kenyataannya produktivitas mereka lebih daripada kebanyakan perangai lainnya. Mereka adalah orang yang mau mengorbankan diri sendiri, serius, dan takut akan kegagalan. Mereka mempunyai sifat dasar yang teliti, hidup dengan tantangan atau visi untuk menginvestasikan hidup mereka, tetapi jarang dapat menghasilkan sendiri.
Tipe melankolik adalah orang yang terobsesi dengan karya yang paling bagus, yang paling sempurna dan dia memang adalah seseorang yang mengerti estetika keindahan hidup ini. Perasaannya sangat kuat, sangat sensitif maka kita bisa menyimpulkan bahwa cukup banyak seniman yang memang berdarah melankolik. Kelemahan orang melankolik, ia mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukup sering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung.

Tipe Plegmatik
Tipe Plegmatik merupakan orang yang tertutup yang sangat diam, tidak menuntut kalem dan lambat. Mereka tidak pernah menjadi gelisah membuat malu diri mereka sendiri dengan meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah mereka katakana. Mereka jarang mengeluarkan ide-ide atau perasaan jika mereka tidak yakin mereka tidak akan melukai atau menyakiti orang lain. Orang plegmatik merupakan orang yang sangat baik dengan sifat yang bahagia dan menyenangkan. Banyak yang dari mereka sangat lucu karena mereka mempunyai daya humor. Mereka dilahirkan dengan bakat diplomat dan pembawa damai, mereka dicintai oleh anak-anak. Orang-orang Plegmatik merupakan teman yang menyenangkan dan tidak menakutkan, dua dari kelemahan mereka yang utama adalah rasa takut dan egois, walaupun mereka menunjukkan sikap ini dengan sangat diplomatis sehingga bahkan beberapa teman baik mereka tidak mengenal mereka.
Tipe plegmatik adalah orang yang cenderung tenang, dari luar cenderung tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih atau senang. Naik turun emosinya itu tidak nampak dengan jelas. Orang ini memang cenderung bisa menguasai dirinya dengan cukup baik, ia intorspektif sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap dan memikirkan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya. Kelemahan orang plegmatik adalah ia cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah, sehingga suka mengambil jalan pintas yang paling mudah dan gampang.

Cara Belajar Efektif

Cara efektif dapat dilakukan jika kita mengetahui apa tipe belajarnya. tipe belajar secara umum ada 3, yaitu:
1. Tipe Belajar Visual
2. Tipe Belajar Auditif
3. Tipe Belajar Kinestetik

Tipe Belajar Visual : Mereka dengan tipe ini lebih menyukai belajar ataupun menerima informasi dengan melihat atau membaca. Bila berkomentar demikian; Hal itu bisa sayalihat sekarang. Saya ingin mengetahui gambaran detailnya. Kelihatannya perbuatan orang itu benar. Saya bisa membayangkan betapa menderitanya anda. Saya harus menyusun dulu skema kerjanya.

Tipe Belajar Auditif : Seorang yang memiliki tipe auditif lebih senang belajar atau menerima informasi dengan mendengarkannya secara langsung atau secara lisan.Biasanya perkataannya; Perkataan orang itu kedengarannya benar. Saya dengarapa yang kamu bilang. Dengarkan saya dulu. Saya dengar anda tidak senang atas perlakuan orang itu.

Tipe belajar Kinestetik : Seorang anak yang memiliki tipe belajar Kinestetik sangat senang jika belajar sambil menggerakan/ menyentuh sesuatu, entah pulpen yang digoyang-goyangkan, kursi tempat duduknya, maupun belajar sambil berjalan atau menggerak-gerakan tubuhnya sendiri. Biasanya kata-katanya; Rasanya hal itu ada benarnya. Saya kesulitan menangani masalah itu. Coba beri saya contoh konkritnya.Saya masih belum menemukan kepastian. Sepertinya kata-kata orang itu bisa saya pegang.

Bagaimana Mengetahui Tipe Belajar?

Cara mengetahui tipe belajar kita adalah dengan mengenal diri sendiri. Siapakah anda akan menentukan bagaimana anda belajar. Ada 4 temperamen umum yang dikenal:

1. Si Ceria Sanguin
2. Si Pemikir Kolerik
3. Si perasa Melankolik
4. Si cuek Plegmatik

Jika anda mau menentukan anak anda temperamen yang mana maka anda bisa melihat ciri-cirinya sebagai berikut:

1. Si ceria sanguin:
periang, hangat, bersahabat, ramah, bersemangat, antusias, optimis, spontan, sangat terbuka, lugu, polos, murah hati, kreatif, tidak dendam, sombong, cerewet, kurang disiplin, kurang bertanggung jawab, cepat bosan, haus pujian, manja, ceroboh.

Tipe belajar:
lebih menyukai belajar kelompok, belajar dengan gambar, belajar yang aktif dan bergerak, Tipe belajar visual

2. Si pemikir Kolerik :
tegas, pendirian kuat, aktif, mandiri, banyak ide, berpikir praktis, suka berkarya, berani, cepat bertindak, ceroboh, pemarah, kejam, keras kepala, sombong, sulit mengampuni.

Tipe belajar:
mandiri, belajar kelompok (menjadi pemimpinnya), cepat dan praktis. Suka dengan hal-hal ilmiah. Tipe Belajar Kombinasi Visual dan Auditif.

3. Si perasa Melankolik :
perfeksionis, setia, rela berkorban, cermat, teliti, tekun, disiplin, konsentrasi tinggi, berbakat seni, pemurung, cepat tersinggung, kurang bisa bergaul, mudah curiga, mudah stres, sulit mengampuni, teoritis.

Tipe belajar:
mandiri dan kondisi tenang, menyukai jika ada iringan musik, kuat dalam pelajaran seni. Tipe Belajar Auditif.

4. Si cuek Plegmatik :
tenang, kalem, suka damai, pemaaf, humoris, setia, bertanggung jawab, mudah bergaul, emosi stabil, lamban, pencemas, tidak tegas, sulit membuat keputusan, sulit menolak, cuek, hemat.

Tipe belajar:
berkelompok dan lebih suka dibimbing dan diarahkan, kurang suka berbicara, harus didampingi guru private. Tipe Belajar Kinestetik.